14 Agustus 2008
Masih bersyukur kita terus merayakan Hari Kemerdekaan negara kita, dengan berbagai kegiatan mulai dari tingkat RT sampai nasional. Begitu juga dengan anak-anak, mereka juga sudah dilibatkan dengan perayaan ini, seperti dengan lomba sepeda hias, baik disekolah atau kampung masing-masing.
11 Agustus 2008
Teman-teman ini hasil Rapat tanggal 10 Agustus di rumah Hasyim
Mohon dikomentari dan didukung. Serta ditambahin apa yang kurang.
Susunan Panitia Reuni Alumni90 SMA N Gombong
Ketua:
1. Dwi "Sendrum" 2. Warih Prabowo
Sekretaris:
1. M. Hasyim Iswanto 2. Dyah Sri Silistiyani
Bendahara:
1. Hartiwi Indaryanti 2. Yunita Puspita Dewi 3. Tien Herawati.
Seksi Acara:
1. Ign. Edy Sutomo 2. Rudy Widyantoro
Konsumsi:
1, Sri Setiyanti 2. Siti Rokhmah 3. Vivi Avanti Sulistyodewi
Peralatan:
1. Prahoro 2. Ibnu Wibowo 3. Sutadi 4. Sakimun
Humas:
1. M. Fajar 2. Daniel Sadono 3. Joko Waluyo
4. Manisman 5. Nugro Ratna Sari 6. Barkah Widiyati.
Penerima Tamu:
1. Elly Susmieni 2. Saptono Susilo 3. Purwanto 4. Arwiyani
5. Sugiri 6. Arin Kurniati 7. Ign Sigit Kuncoro 8. Suci Nurhayati
Tempat Pendaftaran:
1. Yunita Puspita Dewi 081327499146
Jl. Menur No, 195 Gombong
2. Warih Prabowo 081328126498
SMA Negeri Gombong (Jam Sekolah).
3. M. Fajar 085869933559
Jl. Yos Sudarso (Depan RM Tentrem Gombong)
Agn Bis Rosalia Indah
4. Ign Edy Sutomo 0287551059
Dekan Alun-alun Karanganyar.
Teman-teman yang mau jadi donatur:
Nomor Rekening Bendahara Reuni Alumni90 SMA N Gombong
No.Rek: 0134-01-010274-50-9 BRI Cabang Gombong
An. Hartiwi Indaryanti (HP. 081328814172)
TAMU YANG DI UNDANG
1. WALI KELAS III A.1.1. : Drs. GUNAWAN
2. WALI KELAS III A.1.2 : Drs. SUMBONO
3. WALI KELAS III A.2.1 : SUHARSIH, S.Pd
4. WALI KELAS III A.2.2 : Drs. KUNNAJI
5. WALI KELAS III A.3.1 : Drs. BAMBANG HUDRAYANTO
6. WALI KELAS III A.3.2 : Drs. SOBIRIN
7. WALI KELAS III A.4 : Drs. KRISMANTO Lanjutannya...
Mohon dikomentari dan didukung. Serta ditambahin apa yang kurang.
Susunan Panitia Reuni Alumni90 SMA N Gombong
Ketua:
1. Dwi "Sendrum" 2. Warih Prabowo
Sekretaris:
1. M. Hasyim Iswanto 2. Dyah Sri Silistiyani
Bendahara:
1. Hartiwi Indaryanti 2. Yunita Puspita Dewi 3. Tien Herawati.
Seksi Acara:
1. Ign. Edy Sutomo 2. Rudy Widyantoro
Konsumsi:
1, Sri Setiyanti 2. Siti Rokhmah 3. Vivi Avanti Sulistyodewi
Peralatan:
1. Prahoro 2. Ibnu Wibowo 3. Sutadi 4. Sakimun
Humas:
1. M. Fajar 2. Daniel Sadono 3. Joko Waluyo
4. Manisman 5. Nugro Ratna Sari 6. Barkah Widiyati.
Penerima Tamu:
1. Elly Susmieni 2. Saptono Susilo 3. Purwanto 4. Arwiyani
5. Sugiri 6. Arin Kurniati 7. Ign Sigit Kuncoro 8. Suci Nurhayati
Tempat Pendaftaran:
1. Yunita Puspita Dewi 081327499146
Jl. Menur No, 195 Gombong
2. Warih Prabowo 081328126498
SMA Negeri Gombong (Jam Sekolah).
3. M. Fajar 085869933559
Jl. Yos Sudarso (Depan RM Tentrem Gombong)
Agn Bis Rosalia Indah
4. Ign Edy Sutomo 0287551059
Dekan Alun-alun Karanganyar.
Teman-teman yang mau jadi donatur:
Nomor Rekening Bendahara Reuni Alumni90 SMA N Gombong
No.Rek: 0134-01-010274-50-9 BRI Cabang Gombong
An. Hartiwi Indaryanti (HP. 081328814172)
TAMU YANG DI UNDANG
1. WALI KELAS III A.1.1. : Drs. GUNAWAN
2. WALI KELAS III A.1.2 : Drs. SUMBONO
3. WALI KELAS III A.2.1 : SUHARSIH, S.Pd
4. WALI KELAS III A.2.2 : Drs. KUNNAJI
5. WALI KELAS III A.3.1 : Drs. BAMBANG HUDRAYANTO
6. WALI KELAS III A.3.2 : Drs. SOBIRIN
7. WALI KELAS III A.4 : Drs. KRISMANTO Lanjutannya...
30 Juli 2008
(Foto: Salah satu TK A/TK Nol Kecil dalam pentas seni, masa pra sekolah disini sudah di didik untuk bisa tampil di depan publik)

Mengenang masa kecil... berarti memaksa otak kita harus bekerja keras untuk menggali dan membuka kembali memori otak di masa-masa yang sangat lama.
Mengenang masa kecil... berarti memaksa otak kita harus bekerja keras untuk menggali dan membuka kembali memori otak di masa-masa yang sangat lama.
Menjalani masa kanak-kanak di desa sungguh sangat menyenangkan...
Waktu itu, alam sekitar adalah lingkungan tempat bermain..
Untuk bermain air dan berenang.. waktu itu kita cukup masuk ke sungai irigasi di dekat rumah.. Air sungai sungguh melimpah berkat 'Waduk Sempor', yang mengairi sungai-sungai irigasi di Gombong dan sekitarnya.. Mau makan ikan, tinggal mancing di sungai-sungai kecil dan pasti ada ikannya...
Untuk main bola... tinggal berjalan ketempat lapang atau sawah yang mengering bersama teman-teman. Jika bulan purnama.. kita bisa bermain bersama teman-teman, main petak umpet, gobak sodor, tos-tosan.. di tengah terangnya bulan purnama..
Main gundu/kelereng di halaman rumah.. Waktu itu.. suasana akrab di antara anak-anak sangat terasa.. Yang jelas hiburan TV cuma satu.. TVRI!!!
Bagaimana masa anak-anak sekarang ini (di Gombong)... ?
beberapa mungkin masih sama.. dan beberapa hal lain akan berbeda sesuai dengan perbedaan jaman...
Kalau sekarang mau mandi di kali, itu tidak bisa dilakukan.... karena sungaiku yang dulu melimpah dengan air dari Waduk Sempor, sekarang sudah mengering. Jika ada air, maka air tersebut kotor dan bau, penuh sampah..
Mau mancing..duh repotnya!!!... sudah tidak ada ikan lagi, kecuali di Pasar Gombong.. (he..he..)..
Untuk acara TV.. sekarang sudah beraneka ragam, sampai acara-acara sinetron yang komersiil, asal laku dan bisa merusak moral bangsa(t)....
Coba komentar temen-temen disini...
Bagaimana masa kecil dulu dan bagaimana anda melihat masa anak-anak sekarang ini....?
Apa yang beda dan apa yang sama...
Lanjutannya...
25 Juli 2008
Hanya mengenai masa lalu yang pernah aku lalui. Cuma sekedar hanya, tetapi ketika berbicara masa lalu, baik itu pait, manis atau mungkin asin kalo ada, tetaplah merupakan harta. Satu satunya harta yang tidak bakal bisa dicuri oleh orang lain.
Sebuah kota kecil yang mengantarkan aku sejak SD sampai dengan SMA. Dan di d'Potter ini lah aku mengalami masa perubahan dari kanak-kanak menjadi remaja. Dan setelah melewati masaku itu aku meninggalkan kota kecilku, kota dimana banyak sekali kenangan tergores menjadi sebuah ukiran yang indah yang bisa kunikmati saat ini.
Indah. Sebuah kata yang senantiasa dipakai untuk menggambarkan keremajaan masa lalu. Dan semakin indah ketika kemudian dibicarakan saat ini.
Dan ketika sekedar hanya mengenai masa lalu itu dibicarakan dalam setiap kesempatan bersama orang-orang yang pernah bersama-sama menjalani masa lalu itu, maka sekedar hanya itu mengkristal dan mengingatkan inilah aku yang dulu dan yang sekarang. Dan sekedar hanya itu kemudian menjadi sesuatu. Sesuatu itu kemudian menjadi aksesories yang melengkapi keberadaan kita. Dan itu selamanya tidak pernah bisa ditukar dengan aksesories lain yang melekat pada diri kita saat ini.
Terima kasih kawanku semua, karena kalian aku bisa menikmati ini semua......
(Bandung, 25 Juli 2008 untuk wadya bala d'potter) Lanjutannya...
Sebuah kota kecil yang mengantarkan aku sejak SD sampai dengan SMA. Dan di d'Potter ini lah aku mengalami masa perubahan dari kanak-kanak menjadi remaja. Dan setelah melewati masaku itu aku meninggalkan kota kecilku, kota dimana banyak sekali kenangan tergores menjadi sebuah ukiran yang indah yang bisa kunikmati saat ini.
Indah. Sebuah kata yang senantiasa dipakai untuk menggambarkan keremajaan masa lalu. Dan semakin indah ketika kemudian dibicarakan saat ini.
Dan ketika sekedar hanya mengenai masa lalu itu dibicarakan dalam setiap kesempatan bersama orang-orang yang pernah bersama-sama menjalani masa lalu itu, maka sekedar hanya itu mengkristal dan mengingatkan inilah aku yang dulu dan yang sekarang. Dan sekedar hanya itu kemudian menjadi sesuatu. Sesuatu itu kemudian menjadi aksesories yang melengkapi keberadaan kita. Dan itu selamanya tidak pernah bisa ditukar dengan aksesories lain yang melekat pada diri kita saat ini.
Terima kasih kawanku semua, karena kalian aku bisa menikmati ini semua......
(Bandung, 25 Juli 2008 untuk wadya bala d'potter) Lanjutannya...
24 Juli 2008
Ratusan pedagang menjual beraneka ragam kebutuhan masyarakat, juga terdapat toko-toko yang khusus menyediakan keperluan sekolah, elektronik sampai perhiasan/emas.
Cuma pada saat ini sudah mulai banyak mart/mini market (alfa, indomart) di pinggir-pinggir jalan, yang melakukan penetrasi pasar ke wilayah gombong. Kita lihat siapa yang akan bertahan...
Karena berdasarkan pengalaman, banyak bisnis baru (modern) yang masuk ke gombong selalu tidak bertahan lama, contoh CFC (California Fried Chicken).
Daya beli yang terbatas dan harga yang ditawarkan oleh bisnis baru yg identik dengan kemajuan tersebut tidak terjangkau oleh masyarakat umum di gombong.
Kalau melihat 5 tahun kebelakang, memang tidak ada perubahan yang berarti pada kota Gombong dan Pasar Wonokriyo-nya, sepertinya berjalan ditempat. Suasana dan aktifitasnya masih sama.
Dari dulu.. lalu lintas yang rame ya tetep di jalan utama Yos Sudarso, bis antar kota masih suka ngetem di depan Bares Jaya. Yang kelihatan agak berubah adalah jumlah penduduknya bertambah. Ini bisa dilihat semakin banyaknya lalu lalang warga gombong.
(bersambung)
Lanjutannya...
23 Juli 2008
Kalau kita mengingat kembali ke masa Sekolah Menengah Atas di Gombong akhir 80-an, pasti akan familier dengan sebuah "Warung Makan" yang terletak di jalan sempor lama arah ke Semanding/Bejiruyung, di pojok sebuah perempatan dekat SMAN Gombong. Dulu di dekat warung itu juga ada terdapat pemotongan hewan, serta kedai jamu.
Nah, warung makan tersebut kita sebut "Warung Dirdjo".Sebuah warung nasi buat para pedagang pasar & masyarakat sekitar. Tapi karena tempat ini dekat dengan SMAN 1 Gombong, maka para pelajar-pelajar sekolah tersebut, juga menjadi pelanggannya, untuk sarapan atau tempat jajan/makan pada saat istirahat sekolah.
Makanan favoritnya adalah SOP, terutama SOP DAGING atau ISO BABAD. Kalau makan pagi terasa 'Mak Nyuss'. Apalagi kalau ditambah dengan lauk tempe goreng, yang dimasak setengah matang.."Mendoan..." Tambah gurih... (apa maning nek bolos sekolah.. khusus mangan SOP DIRDJO !!!! )
Dari akhir tahun80-an, sudah 20 tahunan berlalu..
Tempatnya tidak banyak berubah dan masih seperti dulu..
Lalu... apa kabarnya Warung Dirdjo sekarang..
Apakah pemiliknya (mungkin P Dirdjo) masih ada...?
Masihkah.. rasa masakannya se-lezzaaat-waktu itu...? Mak nyuzzzz
By Sendrum Lanjutannya...
Nah, warung makan tersebut kita sebut "Warung Dirdjo".Sebuah warung nasi buat para pedagang pasar & masyarakat sekitar. Tapi karena tempat ini dekat dengan SMAN 1 Gombong, maka para pelajar-pelajar sekolah tersebut, juga menjadi pelanggannya, untuk sarapan atau tempat jajan/makan pada saat istirahat sekolah.
Makanan favoritnya adalah SOP, terutama SOP DAGING atau ISO BABAD. Kalau makan pagi terasa 'Mak Nyuss'. Apalagi kalau ditambah dengan lauk tempe goreng, yang dimasak setengah matang.."Mendoan..." Tambah gurih... (apa maning nek bolos sekolah.. khusus mangan SOP DIRDJO !!!! )
Dari akhir tahun80-an, sudah 20 tahunan berlalu..
Tempatnya tidak banyak berubah dan masih seperti dulu..
Lalu... apa kabarnya Warung Dirdjo sekarang..
Apakah pemiliknya (mungkin P Dirdjo) masih ada...?
Masihkah.. rasa masakannya se-lezzaaat-waktu itu...? Mak nyuzzzz
By Sendrum Lanjutannya...
Langganan:
Postingan (Atom)
Pose lain dari temen-temen setelah rapat reuni 