02 Agustus 2010

Dinihari di Stasiun Gombong dan Ziarah Kubur

Dinihari di Stasiun Gombong, menunggu kereta Lodaya dari Bandung ke Yogyakarta.
Waktu yang ketat berkeputusan berangkat ke Jogja dinihari dengan naik kereta, agar bisa sampai di Jogja pagi hari. Dan bisa menjalankan aktifitasnya dengan baik dan bisa selesai semuanya sebelum jam 3 sore. Karena jadwal Pesawat Garuda perjalanan balik dari Adi Sucipto ke Jakarta pada jam 16.00.

Menyambut bulan Ramadhan kita tidak melewatkan salah satu ibadah dengan ziarah atau sering kita sebut "Nyekar" ke makam leluhur atau almarhum/ah orang tua kita.
Jika memang tempat ziarah jauh dari tempat tinggal kita. Maka perjalanan keluar kota kadang kita lewati.
Sempat tidak sempat kita perlu memutuskan untuk melakukan acara "Nyekar" ini.
Walau leluhur kita berbeda kota, kita mencoba melakukan yang terbaik untuk hal-hal yang baik.

Semua kita mulai dengan niat ibadah dan Ridha Allah SWT. Jika kita ada waktu, mampu, kondisi memungkinkan dan sehat. Alangkah baiknya ritual ini dapat dilaksanakan.

Dibawah salah satu cuplikan tentang anjuran berziarah kubur oleh Ahmad Sarwat, Lc.
(http://masmaman1.blogdetik.com/2008/09/24/ziarah-kubur-sebelum-puasa-ramadhan/)

Ini hanyalah anjuran untuk berziarah kubur, karena mengingatkan kita kepada kematian. Tapi waktunya tidak pernah ditentukan. Jadi boleh kapan saja, tidak harus menjelang masuknya bulan Ramadhan.

Adapun kebiasaan yang sering kita saksikan di tengah masyarakat untuk berziarah kubur menjelang datangnya Ramadhan, kami yakin bahwa mereka melakukannya tanpa punya dalil yang eksplisit dari nabi SAW. Dalil yang mereka gunakan hanyalah dalil umum tentang anjuran berziarah kubur. Sedangkan dalil yang mengkhususkan ziarah kubur menjelang Ramadhan, paling tinggi hanya sekedar ijtihad. Itu pun masih sangat mungkin disanggah.Beliau SAW tidak pernah menganjurkan secara tegas bahwa bila Ramadhan menjelang, silahkan kalian berziarah ke kuburan-kuburan. Atau kalau ke kuburan jangan lupa pakai pakaian hitam-hitam, dan juga jangan lupa bawa kembang buat ditaburkan. Sama sekali tidak ada nashnya, baik di Al-Quran maupun di Sunnah nabi-Nya.Dan memang semua fenomena itu terjadi begitu saja, tanpa ada ulama yang memberian arahan dan penjelasan. Padahal masyarakat kita ini terkenal sangat agamis dan punya semangat besar untuk menjalankan agama. Sayangnya, mereka tidak punya akses untuk bertanya kepada para ulama syariah yang ahli di bidangnya.Yang tersedia hanya para penceramah, da'i, atau ahli pidato yang digelembungkan namanya lewat media massa, sehingga sangat tenar bahkan masuk ke wilayah selebriti, tetapi sayangnya mereka kurang punya perhatian dalam masalah hukum Islam, apalagi sampai kepada kritik sanad hadits-hadits nabawi.Ini perlu dipikirkan agar jangan sampai kejahilan di tengah umat ini terus-menerus terjadi, bahkan menjadi tradisi. Sudah waktunya bila umat ini punya akses kuat kepada para ulama ahli syariat, untuk meluruskan kembali kehidupan mereka sesuai dengan syariat Islam yang lurus. Jauh dari pola ikut-ikutan tanpa manhaj yang benar.Namun sekedar mencaci dan mengumpat atau menuduh bahwa mereka itu ahli bid'ah, atau jahiliyah, atau tidak sejalan dengan manhaj ahli sunnah, tentu tidak akan menyelesaikan masalah. Bahkan dalam banyak kasus, malah akan menimbulkan masalah.Kita berharap proses pencerahan umat untuk mengenal syariah ini tidak terkotori dengan adab yang buruk, atau dengan sikap arogan, yang hanya akan membuat objek dakwah kita semakin menjauh. Yang dibutuhkan adalah pemberian pemahaman secara simpatik, cerdas, dan tetap menghargai serta tidak mempermalukan.
,(Ahmad Sarwat, Lc.)

BlackBerry®powered by INDOSAT Lanjutannya...

01 Agustus 2010

Bike to Waduk Sempor

Sekilas laporan Nggowes to waduk sempor..

Bike to Sempor.. Suasana cukup tenang..
Udara sejuk tidak terlalu panas walau sdh agak siang..
Pepohonan dan udara bersih mengiringi putaran roda dan kayuhan kaki menuju puncak bendungan..

Nafas sedikit termehek-mehek..
maklum tanpa kita sadari usia sudah kepala tiga..menjelang kepala empat..
Sangat beda kalau saat masih SMA..
Usia tidak bohong..

Dgn sedikit perjuangan kelelahan sedikit sirna begitu sampai ditempat favorite pengunjung waduk
Air waduk cukup melimpah kontras dengan kemarau tahun lalu yg kering
sehingga saat itu beberapa pulau nampak di tengah waduk..
Seolah-olah ada pulau ditengahnya

Tapi Saat ini pemandangan jauh berbeda
Pulau ditengah waduk sdh tidak tampak lagi

saat ini dgn air melimpah..
Air bendungan terjun dan mengalir menuju jalur sungai dan terus kepersawahan
Menghidupi sebagian besar masyarakat sempor gombong dan sekitarnya

Angin gunung sepoi sepoi..
Dikanan kiri banyak pengunjung menikmati suasana indah waduk.
Dan juga pasangan remaja tidak kalah menikmatinya
Mengingatkanku suasana kesejukan saat waktu remaja disana..

Dan seterusnya..
Bla... Bla... Blan..


BlackBerry®powered by INDOSAT
Lanjutannya...

07 Juli 2010

Video Porno Mirip Ariel - Luna - Cut Tari

Berita media terkait dengan Video Porno Mirip Ariel - Luna - Cut Tari, beberapa media menyebut dengan istilah 'CULUN' - CUt tari LUNa Maya...

Apa komentar dan tanggapan Anda, tentang Video Porno tersebut...?


Lanjutannya...

19 Maret 2010

Pandangan Pribadi tentang Kedatangan Obama

Bang Obama (biar akrab nih..) sekalian reuni.. dan nostalgia makan nasi goreng & bakso...

Memang ada berbagai sisi yg berbeda dalam penerimaan tamu bang obama:

1. Sebagai pemimpin negara yg diskrimatif. Sekelompok orang yg menolak kedatangan Obama, krn menganggap bank obama sebagai Kepala Negara Amerika, yg nota bene sering sedikit diskriminasi terhadap dunia muslim/islam serta masalah palestine / timur tengah, serta arogansi sbg negara adi kuasa (katanya)

2. Hubungan Emosional. Sebagian lain adalah yg menerima baik Obama sebgai figur yg secara histori menjadi bagian anak indonesia diwaktu lalu, pernah mengisi masa kecil di tanah air dan sekarang menjadi pemimpin besar suatu bangsa. Ada rasa sedikit bangga bahwa figur tersebut pernah tinggal dan besar di negara ini dan mempunyai keluarga seorang Indonesian. Dan merasa ada semacam hubungan emosional dengan figur tersebut.

3. Memikirkan dampak positif bagi bangsa atau opportunitis. Sekelompok lain adalah yang menerima dengan pola pikir positif demi kemajuan bangsa dan rakyat indonesia secara luas. Selain obama pernah besar diindonesia, kedatangan obama akan membawa dampak baik bagi bangsa. Efek positif /image dari kedatangan obama merupakan salah satu kepercayaan terhadap politik dan perkembangan bangsa, yg bisa menarik investor dgn adanya kepercayaan ini. Krn tidak semua negara mendapat kunjungan Obama dan tidak banyak negara mempunyai histori bahwa seorang kepala negara pernah besar dan tinggal di negara tsb. Think Positif

4. Dont care atau bagian komentator. Mau dateng kek dan mau gak dateng gak ada dampak langsung, krn hari ini mesti kerja buat makan.

Krn Indonesia adalah demokrasi, menurut Saya wajar bila kedatangan Obama disambut dgn demontrasi, krn figur obama bagi bangsa indonesia memang dua sisi menjadi kepala negara adi kuasa yg diskriminasi tentang dunia islam dan satu sisi adalah kepala negara bangsa besar yg pernah tinggal dan besar di Indonesia.

Saya berharap jika ada demonstrasi tidak menjadi anarkis dan gangguan keamanan. Saya pribadi sangat tidak setuju dan mengutuk keras jika ada garis keras yg melakukan gangguan keamanan / atau kekerasan di negara ini, tapi mencari nafkah dan makan dinegri ini. (gak tahu diri...!!!!)
Krn negara ini adalah negara semua rakyat indonesia, bagaimanapun kedatangan obama akan banyak manfaatnya bagi kita semua.

pandangan / komentar pribadi
sendrum

Lanjutannya...

02 Maret 2010

Apa itu Alzheimer oleh Widi Hastina (ex Biologi)


Kancas aku punya sedikit pengetahuan tentang alzheimer, moga bisa menjadi bahan sharing kita bersama. 

Alzheimer atau dalam istilah Psikologi disebut Demensia adalah kemunduran fungsi-fungsi seseorang terutama mengenai kemampuan kognisinya.  Dalam hal ini mencakup kemampuan berpikir (dalam arti luas berkaitan dengan kemampuan mengenal angka (berhitung), mengenal huruf (membaca)), kemampuan mengingat baik stm (short term memory/memori jangka pendek) maupun ltm (long term memory/ingatan jangka panjang), kemampuan pandang ruang, kemampuan penalaran, mengenal stimulus (mengenali benda-benda dari bentuk, warna, tekstur, dsb), termasuk kemampuan mengintegrasikan kelima indrawinya. 
Alzheimer atau Demensia bisa disebabkan oleh beberapa faktor antara lain faktor usia biasa menyerang orang yang sudah masuk klasifikasi usia dewasa akhir (kira-kira 65 tahun ke atas), faktor kapasitas seseorang, adanya penyakit-penyakit tertentu yang menyerang otak, adanya trauma kepala atau tulang belakang yang mengenai syaraf, maupun karena adanya kelemahan daya kerja otak karena kekurangan asupan gizi dan kurang latihan untuk otak.

Alzheimer atau Demensia dalam bahasa awamnya sering disebut dengan istilah "pikun" yaitu si penderita akan mengalami kesulitan untuk mengintegrasikan kemampuan kognisi (daya pikir) dengan konasi (perilaku/behaviour) serta dengan afeksi atau emosinya.  Contohnya banyak penderita sakit ini kadang sulit mengingat suatu ingatan jangka pendek (baru saja terjadi/di masa kini) namun yang diingat hanya memori jangka panjangnya. Ada penderita alzheimer yang setelah jalan-jalan ternyata terlalu jauh dari rumah dan tidak bisa menemukan jalan pulang kembali ke rumahnya karena lupa. Yang terkenal adalah kasus alzheimer pada mantan presiden AS yaitu Ronald Reagen, padahal dia orang yang dari segi gizi ga mungkin lah kekurangan, juga orang yang aktif berorganisasi dan berkegiatan, tapi kok ya tetap kena alzheimer ya?  Nah dari beberapa tulisan yang saya baca, dimungkinkan karena beliau sejak masa mudanya kurang menjalani pola hidup yang teratur, yaitu sering tidak tidur atau istirahat secara teratur, sering makan tidak teratur waktunya, dan kemungkinan sering mengalami suatu kondisi yang saling bertentangan antara hati nurani dengan kenyataan pengambilan keputusan yang harus diambilnya.  Maklum namanya presiden, pasti dia sering  mengalami konflik internal (konflik batin dalam dirinya sendiri) kan?  Hayooo.. siapa yang tidak setuju dengan hal ini??? Bagi teman-teman yang punya pengalaman sebagai presiden  bisa sharing...

Untuk mengatasi penyakit ini biasanya dengan memberikan suasana lingkungan sosial/keluarga yang mendukung yang kondusif sehingga si alzheim tidak merasa terasing.  Lebih baik apabila piyantun sepuh ini tetap diberi kesempatan untuk beraktifitas sesuai kemauannya /kesenangannya tetapi tentu tetap memperhatikan kemampuannya (diingatkan dengan halus dan baik) dan tetap di bawah pengawasan /supervisi si orang muda tentu dengan tetap sabar.  Misalnya diberi kesempatan untuk jalan-jalan di halaman atau di jalanan sekitar rumah pada waktu pagi dengan ditemani.  Lalu diberi kesempatan memelihara bunga-bunga dan tanaman di sekitar rumah, mencabuti rumput dan membuang sampah daun-daun yang berguguran di halaman, mengikuti kegiatan semacam pengajian atau ibadah kebaktian bagi para lansia, dsb.

Nah yang terbaik adalah kita semua berusaha untuk mencegah atau meminimalisir jangan sampai terserang penyakit ini.  Karena bukankah mencegah lebih baik daripada mengobati.
1.  Perhatikan asupan nutrisi kita.  Sebaiknya kita makan makanan bukan karena kita suka atau kita mau tetapi karena kita butuh.  Misalnya kita makan dengan kandungan zat gizi lengkap ada karbohidrat, protein, lemak (secukupnya), vitamin, mineral, air.  Tentunya semuanya disesuaikan dengan usia dan kebutuhan energi kita setiap hari.  Walaupun sedang diet misalnya (bagi para ibu nih), tetap membutuhkan karbohidrat dan lemak, jangan sampai diet dengan menghindari kedua zat gizi ini sama sekali.  Ingat ya ibu-ibu (termasuk bapak-bapaknya dan tolong ingatkan juga bagi nyonya-nyonyanya) kita bersmartdiet bukan berharddiet...hehehe... Hal ini saya sampaikan di sini berdasarkan pengalaman para klien yang berkonsultasi pribadi pada saya maupun yang sekedar sharing dan group discusion kecil-kecilan.  Ternyata banyak yang salah dalam berdiet.  Akhirnya bukan langsing yang didapat tetapi langsung... Iya, maunya langsing tapi jadi lemes, lesu dan sakit-sakitan atau juga berat bodynya naik turun tidak karuan, inikan mengganggu kesehatan namanya.  Nah kalau sudah begini semua jadi refot deh, suami refot, anak-anak terlantar karena ibunya sakit berkepanjangan.  Lebih parah lagi diikuti emosi yang tidak stabil, mudah curiga, self image yang negatif, sering uring-uringan dan marah-marah tak jelas sebab musababnya.
2. Do exercise pliss... Silakan lakukan olahraga sesuai hobi masing-masing, seperti catur  atau bridge itu juga bagus lho untuk asah otak. Sesudah main catur atau bridge terus jalan-jalan deh (bener-bener muter-muter jalan kaki lho bukan jalan-jalan muter-muter naik mobil ke tempat wisata atau ke mall). Oya bagi ibu-ibu ternyata kegel exercise (senam panggul) itu juga bagus lho untuk mencegah gangguan yang dialami sebagai persiapan menjelang menopause yang biasa dialami para ibu secara normal pada usia 48-54 tahun.  jadi walau masih sepuluh tahun lebih lagi, tapi kita perlu persiapan lho.  Ini selain mencegah alzheimer juga mengurangi gangguan akibat menopause.  Asyik kan? ini saya baca di majalah kesehatan prevention.  Bagus lho... (hihihi promosi gratis nih wong aku bukan pear mereka kok...)  Mengenai hasilnya, tanya aja misua ku (hahaha) dia kan pelangganku yang suka make aku, jadi ya otomatis dia tahu saitefek senam panggul yang kulakukan antara 2-3 x seminggu sesempatnya.
3.  Lakukan aktifitas yang menyenangkan yang mengaktifkan semua ranah kapasitas kita biar ga tumpul.
4.  Bagi para orang tua kita, kita bisa memberi mereka kesempatan untuk mengikuti kegiatan-kegiatan yang mereka senangi sesuai hobi, misalnya ikut perkumpulan senam sehat Indonesia bagi para lansia seperti ibu saya, atau perkumpulan tenis lapangan bagi para pensiunan seperti bapak saya yang memang sudah hobi tenis sejak masih mudah dulu, juga bapak saya ikut persatuan pensiunan pegawai BRI, serta bapak dan ibu saya ikut arisan dan pengajian kelompok haji yang dulu sama-sama satu kelompok waktu naik haji tahun 2003 dulu. Bahkan ibu saya masih sering menerima pesanan kue-kue kering bagi para tetangga maupun teman-teman di komunitasnya, ibu saya yang bikin kuenya lalu bapak saya yang menimbang dan membungkus sesuai pesanan. Kami para anak-anaknya tidak pernah merasa malu atau melarang ibu saya menerima pesanan kue itu, yang penting kami sering berpesan agar beliau tetap ingat pada kesehatannya dan menolak pesanan bila merasa capek.  Syukurlah, kedua orang tua saya bukan orang tua yang "ngeyel", mereka sangat demokratis sejak dulu, sehingga sampai sekarang pun mereka bersedia menerima saran dan kritik dari kami anak-anaknya.

nah kancas, sekian dulu sharing dari saya semoga bermanfaat...baik bagi saya pribadi maupun kancas semua...

I love u all... Salam paling manies...Hestin.

Sumber: Hestin ex Biologi
Lanjutannya...

26 Februari 2010

Kelip Kunang-kunang

Suatu saat Sy bercerita kepada anak-anak bahwa tentang indahnya kelap-kelip kunang-kunang diwaktu malam..

Yg pada waktu itu, kita sebagai anak-anak kecil sengaja bermain keluar rumah mendekati areal persawahan dan memandang kelap-kelip kunang-kunang diatas persawahan yg bertebaran diatas batang padi.

Disaat bersamaan juga terdengar irama jangkrik bersautan memainkan iramanya.. Utk menunjukan dan menambah indahnya kelap-kelip kunang di malam hari..

Kadang kita masa kecil, mencoba menangkap binatang sumber cahaya itu, hanya untuk mengamati bagaimana binatang itu bisa memancarkan cahaya.. bahkan kita sampai tega mengamati hingga kunang-kunang tersebut (mati) tdk mengeluarkan cahaya lagi.... (Sadis ya waktu itu.. Kasihan sikunang-kunang).

Kita kecil juga mencoba menangkap sang kunang sebanyak-banyaknya.. Kemdian kita kumpulkan kedalam plastik seolah-olah sebagai lampu kita bawa selama diperjalanan pulan hingga dirumah. kita gantung seplastik kunang-kunang dirumah dgn mematikan lampu dirumah..
Sambil dgn girang mengamati lampu kelap-kelip kunang dirumah... (Dgn tanpa sadar, sbg anak2 sdh membuat punah si kunang2 tsb)..

Cerita tentang kunang2 terhenti sementara oleh pertanyaan anak-anak Sy "Memang spt apa kunang2 itu.. Bisa bawa lampu?"...
Ok krn anak2 sdh ngantuk... Jd ceritanya berlanjut nanti kemudian..

Intisari:
- kadang perlu mempertimbangkan tentang anak turunan kita.. Dalam mengeksploisasi dan menjaga alam.. Jgn sampai Mahkluk Allah SWT punah hanya karena kepentingan kesenangan kita saat ini.

Bintaro, 26Feb2010

BlackBerry®powered by INDOSAT
Lanjutannya...

20 Februari 2010

Tulisan pingiran: Pilih MeNabung atau MengHUtang?

Konon dunia perbankan Indonesia prihatin karena menabung belum menjadi budaya bangsa. Bahkan sampai orang nomor satu di negeri ini Presiden SBY mencanangkan program 'Ayo Menabung'.

Tulisan ini seperti tulisan saya sebelumnya memang tidak ilmiah wong saya tidak pernah belajar ekonomi apalagi perbankan. Ini hanya tulisan pinggir jalan. Tapi bisa jadi tulisan ini mewakili sebagian diantara kita.

Kembali ke tema awal seperti tertulis pada judul diatas. Kalau pertanyaan pada judul tulisan ditanyakan pada teman-teman pilih nabung atau pilih hutang jawabannya tidak terlalu sulit. Tergantung pada konteknya.

Bagi orang-orang pinggiran atau terpinggirkan. Tentu tidak akan memilih menabung. "Emangnya kalau nabung bisa beli rumah Tipe 21 atau RSS?" Seandainya sekarang harga rumah tipe seperti itu tiga puluh juta rupiah, lima belas tahun lagi saat uang kita sudah tigapuluh juta, harganya sudah berubah jadi selangit. Lah, padahal sekarang tetap harus bayar kontrakan.

Lebih lebay lagi kalau ada yang mengatakan "Apanya yang mau ditabung mas, wong buat biaya sehari-hari saja masih bagus kalau nggak 'ngebon' ke warung sana-sini".

Sekarang meningkat dikit untuk orang-orang 'kelas menengah' atau yang merasa sudah 'kelas menengah'. Mau beli mobil atau motor. Pilih mana? Nabung dulu baru beli kendaraan atau beli tapi ngutang (baca: kredit, biar agak keren). Jawabannya bisa macam-macam. Pembaca tulisan ini mungkin bisa bantu menjawab. Hehe... sori ya namanya juga tulisan pinggiran. Boleh dong minta pendapat pembaca.

Disisi lain biaya administrasi untuk tabungan kelewat mahal. Bayangkan saja untuk biaya administrasi sebuah tabungan angkanya bisa lebih dari seratus ribu rupiah per tahun. Jadi kalau tabungan cuma puluhan ribu saja, misalnya buat mengajari anak-anak menabung. wah bakal tekor itu tabungan. Bukan punya saldo malah habis buat membiayai perbankan yang sudah kaya.

Lain halnya kalau ditanyakan kepada orang yang kelebihan duit. Pertanyaannya bukan lagi 'menabung atau menghutang?' Tapi Menabung (baca: Investasi) dimana?

Alasan lain kenapa kita harus menghutang, karena perbankan juga yang mengajari kita 'pintar berhutang' dengan memberikan banyak produk. Seperti Kredit Pemilikan Rumah, Kredit Renovasi Rumah, Kredit Kendaraan dan sebagainya. Bahkan konon ada Kredit buat biaya pernikahan. (Gak tau nih untuk Pernikahan Siri ada apa tidak). Tak kalah populer yakni kredit 'kecil-kecil' seperti Kartu Kredit dengan persyaratan yang sangat mudah. Bahkan ada Bank yang menawarkan dengan persyaratan administrasi diisi oleh Bank sendiri, entah dimanipulasi atau tidak yang jelas calon Kreditur cukup isi formulir dan tidak perlu biaya Administrasi (Iuran) Tahunan.

Jadi perilaku masyarakat, dalam hal ini tak pernah lepas dari kebijakan dari atas sono (hehe.. gak tau atas itu yang mana). Wong sekarang katanya rakyat yang berkuasa/diatas juga kok.... dengan 'demo-kresi dan demo-n-trasi'.
Lanjutannya...

    Alumni Fisika 1

    Agus Wuryantoro * Aminurohman * Atmaji Sukoco * Daniel Sadono * Djoko Triwidayanto * Djumono * Dwi "Sendrum" * Dwi Endri Setyowati * Eko Budi Prasetyo * Eko Sujatmiko * Eling Tumiarsih * Endang Mugiastuti * Endar Prastono * Fifi * Avanti Sulistyo Dewi * Halomon Purnomo Sitanggang * Haris Kurniawan * Hartoyo * Hikmah Nur Anggraeni * Imbuh Sulistyorini * Jarot Haryo Wibowo * Joko Sulistyo Tetuko * Joko Sutarno * Judi Elviana * Kasino * Kiswanto * Komariyah * Luthfi Bahyu Aji * Manisman * Mardiyono * Meini Arwati * Miko Hananto * Mukhamad Hasim Iswanto * Paiman * Pudjianto Eko Seno * Putut Wijonarko * Riyadi * Rudi Hartono (Alm) * Sigit Tri Wuryanto * Siti Rokhimah * Slamet Riyadi * Sugiri * Sugiyono * Susilo Wardoyo * Wihartoyo * Yohanes Sukmono

    Alumni Fisika 2

    Agung Budiyono * Agung Prabowo * Ambar Setyorini * Anwar * Mustajabul Mufid * Bambang Ari Prastono * Christina Melyana Rosita * Edi Kurniawan * Hartiningsih * Ie Ay Tjen * Imam Sudibyo * Marsidi * Munirudin * Puji Sri Diananingsih * Purwidiyanto * Ros Mariani * Rudi Aji Hermawan * Rudy Widyantara * Rusdi Pujianto * Sigit Pramudyana * Slamet * Slamet Rahardjo * Slamet Yudho Kusworo * Soenarso * Sri Setiyanti * Sugeng Riyadi * Sugiyanto * Suherman * Supriyanto * Supriyono Subegjo * Sutrisno * Tato Sri Hartono * Teguh Supriyanto * Tori Subiyanto * Tri Adi Wibowo * Tri Wahyudi * Tri Widiyarto Triyono * Umar Sahid * Uud Dharma Aji * Wahyu Indarto * Wasingah (Alm) * Wisnu Subiyanto * Wiwit Kurnanto * Yan Yan Garuyana * Yusda Indria Ambarwati * Yusuf Wibandoko

    Alumni Biologi 1

    Ana Satrianingsih * Antonius Rudi Sasongko * Arin Kurniawati * Arwiyani * Asti Hari Mulianingsih * Bagjowati Lestariningsih * Banu Hestiono * Budi Setyorini * Defrita Elijanti * Dian Saraswati * Djeni Edhi Wibowo * Dwiyanto Indrawan * Dyah Sri Sulistyani * Ekowati Puspitasari * Elisa Setiyawati * Endang Parjiatmi * Estiningtyas Dharmawasih * Hartono * Hedy Soeswandono * Hendrikus Awan Sudewo * Humaedi * Ibnu Wibowo * Indah Warni * Indaryati * Indrawati * Irianto * Isnaeni Widyawati * Karni Widiastuti * Khamid Rifai * Lina Septianingrum * Mohammad Fajar * Nurchayati Salamah * Pujianingsih * Purwanto * R.r. Nur Pawekas Widiastuti * Reni Nursanti * Rudi Sunarko * Sairin * Samirah * Saptono Susilo * Sri Hariyatiningsih * Sugiarti * Rinawati * Susi Harjanti * Tri Widiono

    Alumni Biologi 2

    Abu Darin * Ani Salamah * Bambang Edi Sumarno * Bambang * Setijawan * Dwi Haryanto (Karanganyar) * Edi Musriyanto * Edi Sutarto * Endang Dwi Astuti * Eri Nur Widiastuti * Hartiwi Indaryanti * Komarudin * Kusriyani * Liliek Hikam Himawan * Lilis Kurniawati *Martono (Tangerang) * Mastuti Kustianadjanti * Misman * Mujiono * Munirah * Novi Ratnawati Rahayu (Semarang) * Nur Chayati * Nurhayati Salamah * Prarianto * Respatiningsih * Setijono (Lampung) * Setiyadi (Bali) * Sri Haryani * Sri Purwanti Dewi * Sri Susmiyati * Sugito * Sulasmi * Sumartini * Supiarti * Supraptiningsih * Supriyadi * Suratmi * Suratmin * (Makasar) * Suratni * Sutji Nurhayati (Cilegon) * Tangguh Priatmoko Aji * Tanti Estiningsih * Teguh Setiawan * Tri Endar Suswatiningsih * Tuti Winarni * Wahyu Dwi Nugroho * Widi Hastina * Wing Wiharo (Solo) * Yunita Puspita Dewi

    Alumni Bahasa

    Ambar Pujiyatno * Anando Haryanto * Arief Prasetyo * Arlisman * Beti Rosmawati * Cahyo Pramono * Darwati * Dasuki Suprapto * "Didot" * Dwi Astuti * Edi Suprapto * Ellya * Nila Kusuma * Eni Kusrini * Ety Yuliastuti * Fajar Iva * Ganang Sutopo * Jusiphie Swasti Putra Utami * Kodriyanto * Kristanti Nurwidiyani * M. Romadi * Maria Theresia Ita * Wahyu Yuda Wasti * Muji Sumarti * Muridan * Ninik Ariyani * Nugro Ratnasari * Reny Citasary * Sakimun * Safyudin * Sri Subiyanti * Sulis Tiyowati * Supriyati * Swari Panca Utami * Teguh * Setiyono * Titi Purnawati * Triyanto * Tuti Sugiarti * Urip Danang Nugroho * Walgiyati * Warih Prabowo * Waris * Ronggowarsito * Wiwik Widiasih * Wury Udaningsih * Yatiningsih

    Alumni IPS 1

    Bambang Purwanto * Catherima Neni Suryandari * Christina * Indah Haryanti * Darsimin * Dedi Noerwahyudi * Djatining * Palupi * Djoko Tri Hantoro * Dumpyuk Eti Nurani * Edhi Sasono * Eko Heri Kiswanto * Eko Wahyudiono * Eli Susmieni * Erma Sulistianingsih * Fifti Miniasih * Fitri Rokhmah * Ignatius Edi Saptomo * Ignatius Sigit Kuncoro * Indra Lasmonowati * Kartika Rusmartini * Kasman * Margaretha Indarti Sukmawati * Maryati Is Purwanti * Moh. Basyarudin * Neni Budi Pratiwi * Nugroho Ediharjo * Nuniek Indriani * Purwanti * Risbudiyono * Sigit Priyadi * Slamet Widodo * Sri Kurniati Khofifah * Sri Suprapti * Sudjud Pambudi * Suharyati * Suharyatun * Susianto * Sutadi * Sutarto * Sutomo * Tien Herawati * Toto Tri Baryanto

    Alumni IPS 2

    Abdul Chodik Mukti * Aminah Zuhriyah * Amrih Wibowo * Ananto Handoyo * Anytri Juliawati * Arum Hapsariningtyas * Bambang Mulyono * Barkah Widiyati * Bibit Murti Rahayu * Catur Prasetyo * Dany Wibowo * Densy Fianti * Djuli Setijadi * Dwi Safarini * Dwi Suprihatiningsih * Joko Waluyo * Jony * Wijonarto * Maria Sri Sulastri * M Guntur Prahoro * Minarti * Mugi Rahayu * Muslimah * Restu Ariyani * Retno Wardani * Rina Susanti * Romelani * Roni Andarwantoro * Roslitasari * Rr. Tunjung Bayuwati * Rusmono * Santoso Ari * Nurhadi * Setiyowati * Slamet Riyadi * Sri Indah Wahjuni * Sri Sulastri * Stepanus Setyo Widiyanto * Siti Murfingah * Sugiarto * Supadmi * Suripto * Syaifulludin * Tresnani * Tri Budi Susetyo * Umi Fatimah Warisno * Widiyanti * Widodo

    Sekretariat

    * PondokJaya, Sektor 3A, BintaroJaya, Tangerang
    * Jl. Parkit Sektor2, BintaroJaya, Jakarta Selatan

    Email : DePOTTER90@Ymail.com

    Followers